Perbedaan Printer Canon dan Epson, Pilih Yang Mana?

Ketahui perbedaan printer canon dan Epson di bawah ini sehingga anda tidak salah pilih membeli printer yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

Keunggulan dan Kekurangan Printer Canon

keunggulan dan kekurangan printer canon

  • Keunggulan Printer Canon

Bagi anda yang mencari printer dengan harga terjangkau, maka printer Canon bisa menjadi alternatif pilihan. Printer Canon bisa dibilang relatif lebih murah dibandingkan merk lain meskipun memiliki spesifikasi yang sama.

Selain harga terjangkau, kualitas lain yang menjadi keunggulan printer Canon adalah kualitas cetaknya dimana printer ini mampu mencetak dengan cepat. Oleh sebab itu, printer Canon banyak menjadi alternatif pilihan bagi perkantoran. Meskipun mencetak dengan cepat namun hasilnya tetap bagus terlebih ketika memakai tinta original.

Sparepart printer Canon juga diklaim awet dan tahan lama. Sangat jarang ditemukan kerusakan pada mainboard, rollpaper, maupun sparepart lain di printer Canon. Hasil cetak draft terlihat jelas.

  • Kelemahan printer Canon

Seperti disebutkan di atas, printer Canon memiliki hasil kualitas cetak yang bagus dan bahkan bisa mencetak foto dan warna. Namun demikian, apabila dibandingkan kualitas perbedaan printer Canon dan  Epson maka printer Canon sering kalah. Printer ini kurang cocok untuk mencetak foto, apalagi jika tinta yang dipakai bukan tinta original Canon.

Untuk beberapa jenis printer canon, catridge warna menjadi lebih cepat rusak jika terlalu sering digunakan untuk print warna. Masalah lain yang dijumpai di kekurangan printer Canon antara lain roller terlalu cepat patah apabila sering paper jam, banjir di sisi kertas dan tidak cocok untuk digunakan di percetakan.

Keunggulan dan Kelemahan printer Epson

keunggulan dan kelemahan printer epson

  1. Keunggulan Printer Epson

Jika anda suka mencetak foto sendiri atau memiliki jenis pekerjaan yang mengharuskan anda sering mencetak dokumen berwarna, maka printer Epson merupakan solusi yang tepat. Hasil cetak warna dan foto dengan menggunakan printer Epson memiliki hasil cetak yang lebih natural, tajam dan cerah.

Komponen head cartridge printer Epson juga diklaim lebih awet. Printer Epson menggunakan teknologi micro piezo. Head jenis ini hanya ada di produk printer Epson. Micro Piezo adalah head cartridge yang mampu menghasilkan kualitas cetakan yang tajam, cerah, warna lebih natural, bebas noise/grain serta hasil transisi tone yang halus. Pemakaian murah ketika menggunakan infus karena tidak perlu sering mengganti catridge. Printer Epson cocok digunakan untuk cetak foto digital atau percetakan.

  1. Kelemahan Printer Epson

Dengan berbagai keunggulan printer Epson di atas, beberapa kekurangan printer Epson diantaranya hasil cetak teks atau warna yang kurang bagus terlihat. Hal ini karena base printer Epson hitam dan biru. Berbeda dengan printer Canon yang murni hitam. Kondisi ini menyebabkan warnanya menjadi terlihat kecoklatan.

Jika terlalu sering ganti merk tinta refill, head menjadi rentan rusak. Proses pencetakan terhitung lebih lambat dibandingkan printer Canon. Hasil cetak print draft terlihat sedikit kabur.

Tips Merawat Printer Sehingga Awet

tips merawat printer sehingga awet

Bandingkan perbedaan printer canon dan Epson sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang anda butuhkan.  Jika anda sudah memutuskan membeli printer dengan merk Epson atau canon, maka langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah maintenance printer dengan baik. Perawatan printer yang benar akan menjaga kinerja printer agar tetap stabil dan awet.

  1. Menggunakan printer dengan rutin. Meskipun anda tidak memiliki dokumen untuk dicetak, sebaiknya anda rutin cetak setiap minimal 3 hari sekali. Bisa cetak dokumen apa saja. Dengan penggunaan rutin ini maka komponen yang ada di printer akan tetap terjaga dan stabil termasuk di komponen cartridge dan aliran tinta.
  2. Berikan jeda ketika mencetak dokumen dengan jumlah banyak. Ini dia yang sering menjadi penyebab komponen dalam printer menjadi lebih cepat rusak dan aus. Jika anda perlu mencetak dokumen puluhan lembar hingga ratusan, maka berhenti sejenak setiap mencetak 20-30 halaman.

Istirahatkan kurang lebih 15 menit sebelum memulai mencetak kembali. Jika anda menggunakan printer Canon, mencetak dokumen dalam jumlah besar sekaligus bisa menyebabkan overhead dan muncul “Error Number B200”.

  1. Selalu isi ulang tinta dengan tepat. Jangan pernah telat ketika mengisi tinta. Apabila jenis printer adalah printer infus akan lebih mudah untuk mengontrol isi tinta. Anda bisa melihat jumlah tinta yang tersisa dari tabung infus karena transparan. Untuk printer Canon baiknya mengisi tinta saat sudah tersisa seperempat. Jika menggunakan metode suntik, isi tinta jika sudah mencetak 30-35 lembar. Jangan pernah menunggu hingga tinta cartridge habis karena mulut semprot bisa rusak.
  2. Gunakan tinta berkualitas. Ketika anda mengisi ulang tinta untuk printer, gunakan tinta yang berkualitas. Anda bisa menemukan berbagai jenis merk tinta di pasaran. Untuk printer Canon, maka sebaiknya gunakan tinta sesuai yang direkomendasikan. Merk Blueprint memang memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan merk tinta biasa namun kualitas bagus akan membuat printer Canon anda lebih awet.
  3. Sering mengecek kondisi selang dan aliran tinta. Apabila printer anda adalah printer jenis infus, bagian yang perlu sering diperhatikan adalah selang dan aliran tinta. Jika terjadi kebocoran pada selang bisa mengakibatkan gelembung pada aliran dan tinta tercecer. Kondisi ini bisa membuat aliran tinta terhambat dan pasokan tinta tidak lancar.
  4. Lakukan pembersihan software. Tak hanya membersihkan printer secara fisik, namun software dalam printer juga perlu dibersihkan. Pembersihan ini dilakukan dengan perintah dari software.
  5. Bersihkan dari debu dan kotoran. Printer dan komputer merupakan barang elektronik yang rentan dengan debu dan kotoran. Bersihkan debu dan kotoran pada printer sehingga tidak sampai masuk ke dalam printer. Gunakan kain penutup printer saat tidak digunakan untuk melindungi printer.
  6. Cabut aliran listrik jika sedang tidak digunakan. Hal ini berguna untuk menjaga komponen adaptor. Jika muncul kode “error number B200” adaptor rusak dan printer tidak dapat bekerja. Rusaknya adaptor akan membuat pasokan listrik menuju mainboard menjadi tidak stabil.
  7. Jangan meletakkan barang terlalu berat di atas printer
  8. Istirahatkan printer jika mesin sudah panas
  9. Selalu gunakan printer sesuai dengan spesifikasi dan peruntukkan. Misalnya tidak menggunakan kertas yang terlalu besar atau kecil atau memaksa mencetak gambar berkualitas tinggi padahal printer tidak support untuk mencetak kualitas HD.

Dengan merawat printer maka anda bisa merasakan manfaat seperti kualitas cetakan yang selalu maksimal, usia penggunaan printer tahan lama, menghindari kerusakan  pada printer, dan bisa mendeteksi adanya kerusakan pada printer sebelum parah.

Tips Memilih Printer Yang Bagus dan Awet

Membeli printer yang bagus dan awet merupakan top priority ketika memilih jenis printer yang akan dibeli.

  • Beli printer yang sesuai dengan kebutuhan. Hal yang paling utama ketika anda membeli printer adalah kebutuhan cetak. Jika anda hanya butuh mencetak dokumen word atau excel, jarang cetak dalam jumlah banyak, maka printer deskjet dengan cartridge cukup bagus.

Printer jenis ini tahan lama dan perawatan mudah, terlebih jika hanya digunakan untuk mencetak dalam jumlah sedikit. Namun jika membutuhkan printer dengan multifungsi maka gunakan printer tipe laser dengan tinta warna.

  • Usahakan beli printer baru. Jika anda terpaksa membeli printer second, maka pastikan anda sudah memeriksa kondisi printer dengan baik dan teliti. Kelebihan utama ketika anda membeli printer baru ada akan mendapatkan  garansi dari pabrik dan distributor.
  • Cek garansi. Lihat dan baca garansi toko dan pabrik dengan seksama, apabila garansinya hanya sebentar, maka carilah alternative printer lain yang memiliki masa garansi lebih lama. Garansi dengan jangka waktu yang lama menunjukkan kualitas dari produk yang dijual oleh pabrik maupun distributor.
  • Cek kondisi fisik. Selalu cek kondisi fisik printer meskipun anda membeli printer baru bergaransi. Produk baru tetap saja bisa mengalami cacat produk maupun gangguan operasional. Pastikan juga printer berkerja dengan baik.
  • Layanan after sales. Perhatikan layanan after sales yang diberikan oleh distributor. Pilih distributor dengan layanan after sales baik karena hal ini penting jika anda perlu klaim garansi maupun servis printer ketika ada kerusakan.

Jika anda masih ragu dan bingung memilih mana printer yang sesuai dengan kebutuhan anda, anda bisa tanyakan kepada sales toko yang bertugas,. Anda akan diberikan penjelasan dan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai perbedaan printer canon dan Epson yang belum anda pahami.

Leave a Comment