Perbedaan Intel Celeron dan Core i3, Mana yang Lebih Baik?

perbedaan Intel Celeron dan Core i3 perlu diketahui Bagi orang awam yang tidak paham dengan seluk-beluk teknologi, prosesor dengan merek Intel kerap kali diprioritaskan. Selain dapat menyesuaikan harga dan kebutuhan ketika membeli laptop, Intel juga menyediakan banyak seri dengan spesifikasi berbeda. Sayangnya, perbedaan seri ini sering kali diabaikan oleh mereka yang masih awam.

Berbeda dengan beberapa orang lainnya yang sudah lebih melek teknologi dan memiliki stereotip tersendiri terhadap merek Intel. Semisal, menganggap brand Intel dengan embel-embel “Core” lebih baik, sekurang-kurangnya versi i3.

Sementara Intel dari seri lain tidak akan dilirik sedikitpun. Salah satu yang selalu dianggap produk gagal dengan berkinerja buruk adalah Intel Celeron. Padahal, jika ditilik kembali, baik Core i3 maupun Celeron memiliki kekurangan dan kelebihan. perbedaan Intel Celeron dan Core i3 yang perlu Anda ketahui berikut ini

Berikut perbedaan yang perlu Anda ketahui.

Sekilas Tentang Processor Intel

sekilas tentang processor intel

Sebelum mengenal perbedaan Celeron dengan i3, alangkah baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa itu prosesor. Prosesor adalah bagian terpenting komputer yang berfungsi sebagai sistem otak yang menjalankan tugas sesuai dengan perintah penggunanya. Benda yang kerap disebut microprocessor ini berada di bagian dalam komputer, tepatnya di mainboard.

Sementara Intel merupakan nama perusahaan besar yang berdiri sejak 1978 dan telah memproduksi processor serta telah berhasil mengembangkannya hingga beberapa generasi.

Intel Celeron sendiri rilis pada 1998 dari hasil pengembangan Intel Pentium II dengan jumlah pin 386 yang lebih efisien. Kecepatannya hanya bisa mencapai 266 MHz, dengan tipe 32 bit, 1 single core inti, dan 7,5 juta transistor.

Berbeda dengan Intel Core i3, prosesor ini muncul pada tahun 2010 sebagai pelengkap Intel Core. Kecepatan prosesor inti 2 core ini bisa mencapai sekitar 2,93 – 3,07 GHz dengan tipe 32 atau 64 bit dan jumlah transitor 382 juta.

Tapi, sebelum Anda menyimpulkan bahwa laptop Intel Core i3 lebih baik dibandingkan Celeron, yuk kenali dulu kelebihan dan kekurangan dari kedua seri processor Intel Ini.

Perbedaan Intel Celeron dan Core i3

Inilah beberapa perbedaan Intel Celeron dengan Core i3. Pembahasan dimulai dari sejarah singkat, kelebihan, serta kekurangan Intel Celeron dan dilanjutkan dengan ulasan terkait Intel Core i3.

Intel Celeron

intel celeron

Kemunculan Celeron pada awal 1998 merupakan hasil dari perang dagang dengan produk prosesor AMD yang telah mengeluarkan produk murah dengan kinerja yang sangat baik, bahkan jauh lebih unggul dibandingkan seri Pentium kala itu.

Kemudian Intel pun merilis Celeron yang kerap disebut mirip Pentium II karena merupakan hasil pengembangan Platinum I. Penyesuaian Cartridge dengan slot 1 yang aktif dengan sistem 66 MHz serta clock internal 266 mencapai 300 MHz dan perbaikan rancangan pun dilakukan Intel

Nah, berikut adalah kelebihan dari Intel Celeron.

  • Tidak Cepat Rusak

Intel versi ini lebih dingin dibandingkan versi Intel lainnya, yaitu sekitar 90 derajat celcius sehingga tidak akan mudah rusak.

  • Irit Listrik

Siapa sangka prosesor yang sering dikira gagal ini nyatanya cukup menguntungkan dari segi pemakaian listrik, sehingga akan lebih berhemat daya. Bahkan, Intel Celeron Bay Trail hanya membutuhkan 7,5 Watt saja.

  • Selalu Diperbarui

Meskipun jadul, Intel Celeron masih dikembangkan. Mulai dari dilengkapi dengan processor Quad Core hingga fungsi USB 3.0.

  • Harga Ekonomis

Meski pembaruannya tidak secanggih seri Intel generasi terbaru, Celeron sangat ramah harga.

Itulah beberapa kelebihan yang membuat Celeron masih banyak diminati. Namun, sayangnya kekurangan yang dimiliki juga tidak sedikit, mengingat harga yang ditawarkan lebih murah.   Berikut beberapa kelemahan Intel Celeron.

  • Lebih Lambat

Karena diciptakan bukan untuk penggunaan berat, tidak heran jika performanya lebih lambat dibandingkan dengan Intel Core Series.

  • Sedikit Fitur

Penggunaan fitur yang terbatas sebenarnya ditujukan agar laptop tidak mudah panas, dan tentu saja demi menekan harga sehingg tetap terjangkau untuk kalangan tertentu.

  • Tidak Cocok untuk Memainkan Game Berat

Bagi Anda pecinta game kekinian dengan grafis full HD, sebaiknya tidak menggunakan laptop Celeron. Sebagai alternatifnya, masih ada beberapa game yang bisa Anda mainkan dengan laptop Celeron, seperti:

– GTA SA

– Pro Evolution Soccer 2015

– Resident Evil 4 dan 5

– Naruto Shippuden Ultimate Ninja Revolution

– Assassin creed 1,2,3

– Euro Truck Simulator 2

Intel Core i3

intel core i3

Intel Core i3 merupakan bagian dari Intel Core series i yang dirilis pada 2009 lalu. Prosesor ini menggunakan hybrid manufacture dengan inti prosesor 32 nm dan memory controller atau graphics 45 nm. Selain itu, Intel dengan kode produk “Arrandale” ini juga akan mengintegrasi GPU di dalam prosesornya. Dengan kemampuannya tersebut tak jarang Intel Celeron dianggap mirip dengan Intel GMA chipset G45.

Kelebihan dari Intel Core i3 mungkin sesuai dengan ekspektasi Anda, mengingat seri ini bukan termasuk jenis Intel jadul seperti Celeron.

  • Bisa Mengerjakan Dua Pekerjaan Sekaligus

Sebagai pengakhir masa Intel  Core saat itu, tentu saja kecepatannya tidak bisa disamakan dengan Celeron. Bahkan, prosesor ini mampu mengerjakan dua pekerjaan dalam waktu bersamaan, karena di dalamnya sudah dilengkapi dengan Hyper Threading. Dengan begitu, Anda bisa mengerjakan pekerjaan multitask hanya dengan 1 komputer saja.

  • Mumpuni Sekaligus Hemat

Selain bisa menjalankan 4 komputer sekaligus, Intel Core i3 juga memiliki fitur Turbo Boost sehingga bisa meningkatkan kinerja komputer dan membuatnya lebih hemat listrik.

  • Grafik HD

Intel Core i3 ini juga dapat mengintegrasikan Graphics On-board sehingga bisa menghasilkan gambar yang jauh lebih berkualitas.

Meskipun lebih unggul dari Intel Celeron, Intel Core i3 juga tidak terlepas dari kekurangan. Berikut daftar kelemahan laptop yang menggunakan Intel jenis ini.

  • Core & Thread Masih Kalah Saing

Performa core dan threadnya kurang bagus jika dibandingkan dengan yang dipakai dua seris i sebelumnya, bahkan dengan Core 2 Quad sekali pun.

  • Cepat Panas

Perbedaan paling signifikan antara laptop Celeron dan i3 adalah, adanya 2 prosesor dual core sehingga instruksi untuk menjalankan perintah user lebih mudah. Sayangnya, meski bisa diandalkan untuk aktivitas multitasking, laptop cenderung cepat panas.

Itulah tadi perbedaan Intel Celeron dan Intel Core i3 yang perlu Anda ketahui sebagai pertimbangan sebelum menentukan membeli laptop.

Namun,  perlu Anda ketahui bahwa perusahaan Intel masih terus mengembangkan beberapa versi prosesornya, termasuk Celeron yang berasal dari generasi lama. Namun karena terus dikembangkan, performanya pun menjadi jauh lebih baik jika dibandingkan dengan versi aslinya yang rilis pada tahun 1998 silam. Begitupun dengan Intel Core seri i3.

Intinya adalah, semua prosesor diciptakan untuk tujuan tertentu sehingga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tidak perlu bingung ketika memilih laptop Intel. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki.

Prosesor Intel Celeron didesain untuk memenuhi performa pada komputer tingkat low-end, atau perangkat portable dengan harga terjangkau. Biasanya perangkat dengan sistem ini sering dipakai untuk kebutuhan sekolah atau perusahaan bagian administrasi.

Sementara Intel Core i3 lebih cocok digunakan untuk pengguna yang membutuhkan fungsi lebih dari sekadar mengurus dokumen, browsing, atau menonton film. Untuk Anda yang sering berkutat dengan aplikasi grafis dan editing yang lumayan berat, Intel Core i3 layak dipertimbangkan meski dari segi harga lebih mahal dari Intel Celeron.

Leave a Comment